Sejuta kenangan itu bernama “JOGJA”

August 16th, 2005 by catatankecil

Ketika dikantor beredar kabar bahwa akan ada proyek di jogja.. dalam hati sayah berharap “please.. sayah dunk yang berangkat kesana..!!” dan kali ini harapan sayah terkabul sayah berangkat ke jogja (lagi..) gak kebayang senangnya..

Bicara tentang jogja.. bicara tentang Indonesia itu sendiri.. sayah melihat Indonesia disini.. indonesia yang bersahaja,Indonesia yang makmur, Indonesia yang kaya akan budaya, Indonesia yang ramah, Indonesia yang alamnya yang indah, Indonesia yang subur, Indonesia yang kaya akan makanannya, Indonesia yang eksotis, indonesia yang kreatif dan sejuta Indonesia lainnya.. sayah temukan di jogja..

Sudah kesekian kali sayah ke jogja.. dan kali ini sayah ke kaliurang satu tempat di kaki gunung merapi.. dan sayah temukan jogja yang berbeda lagi disini.. jogja yang berhawa dingin, jogja yang berbukit di kelilingi tebing dan lembah yang indah.. surga buat pencinta dan pengagung kebesaran sang pencipta, hutan pinus yang relatif masih terjaga, dibelah sungai dengan air yang jernih, enggan rasanya meninggalkan tempat seperti ini, kalau gak ingat bahwa sayah lagi kerja disini.

Setelah menyelesaikan semua kewajiban sayah dengan kantor di kaliurang.. sayah memilih untuk extend satu hari di jogja. Yups, ada sebuah hutang yang harus dituntaskan,Prambanan.. ya.. Prambanan  ke jogja berkali-kali bagaimana bisa untuk ke prambanan selalu terlewat atau terlupa? Agak keterlaluan memang, sebab Prambanan sebuah candi yang bukan saja menjadi landmarknya Jogja tapi juga menjadi world heritage/warisan dunia yang gak Cuma jadi kewajiban orang Indonesia untuk melestarikannya tapi dunia.. hati pun dibulatkan untuk ke Prambanan.

Sabtu 13 agustus 2005, 12.15 waktu jogja sayah menginjakan kaki di prambanan. Walau untuk itu sayah harus mengeluarkan uang 7000, untuk tiket masuknya. Tapi worthed lah, dengan kepuasan dan pemenuhan rasa penasaran sayah. Setelah berkeliling sepanjang siang di seluruh kompleks candi.. sayang banyak sekali candi yang hanya puing, dan pondasi yang tersisa.. terbayang betapa megahnya kompleks candi ini saat utuh..terbayang betapa hebatnya orang-orang Indonesia  ditahun 800 an membangun bangunan ini dengan segala keterbatasan teknologi yang dimilikinya.. wah bangsa kita juga bisa sangat luar biasa, ada rasa bangga dihati ini jadi orang Indonesia.. apalagi waktu tak sengaja kuping sayah mendengar decak kagum turis asing berkomentar tentang candi ini.. sambil menikmati aura magis candi roro jonggrang di depan arca ganesha (sang dewa ilmu pengetahuan) sayah habiskan baca buku yang sengaja selalu sayah bawa ketika berpergian..

Untuk melengkapi jalan-jalan sayah kali ini, Kraton Ratu Boko/Candi Boko jadi tujuan berikutnya, tempat ini memang tidak seterkenal borobudur dan prambanan,  lokasinya gak jauh dari prambanan 3 km. Tiketnya juga sama 7000. satu hal kelebihan kompleks candi boko dibanding prambanan adalah terletak diatas bukit terbuka sehingga dengan jelas, kita bisa melihat view jogja dengan jelas.. kalau cerah matahari terbenam diujung pantai parang tritis dengan indahnya.. terlihat di kejauhan prambanan yang anggun, dan kota jogja yang semakin padat. Ketika hari mulai gelap, bagai kunang-kunang satu persatu kelip lampu menyala. Ah indahnya.

Seharian keliling Jogja-Prambanan-Ratu Boko, cape rasanya. Prawirotaman jadi tujuan berikutnya. Buat pelancong berkantong cekak seperti sayah, hal ini paling reliable, anda bisa menemukan tempat beristirahat yang nyaman tanpa perlu terlalu menguras budget.. ditemani langit yang cerah bertabur bintang dan bulan yang baru separuh, sayah meninggalkan Ratu Boko menuju sebuah penginapan nyaman di prawirotaman untuk melepaskan penat yang memang sudah semakin terasa.         

Saya bukan orang Jogja..but truly, deeply, madly,.. I LOVE THIS CITY.. “Jogja Never Ending Asia”

Begitu Sempitnya Waktu Begitu Banyaknya Pekerjaan…

August 15th, 2005 by catatankecil

2 minggu terakhir ini memang terjadi kesibukan yang luar biasa dikantor. Semua orang tampak hilir mudik dan larut dalam pekerjaan yang sepertinya tidak pernah selesai. Fuiih.. disatu sisi sayah cuman misuh-misuh dalam hati gila gak bisa sedikit nyantai apa, but ini konsekwensi.. No Pain No Gain .. kalau mau jadi lebih  hebat.. kalau mau nyampe targetnya… kalau mau dapet bonus.. kalau mo cepat maju.. yah satu jawabnya KERJA KERAS..

In the Other side,.. sayah juga jadi bersyukur.. dari sini kita banyak belajar… belajar untuk bikin planning yang bener supaya kerjaan bisa bener.. belajar lebih berkomitmen atas segala yang sudah disepakati biar gak susah nantinya, buat diri sendiri apalagi orang lain…belajar lebih sabar dan manghargai orang lain..(kalau mau nyuruh… sepertinya kalau baik-baik,.. ngerjainnya juga enak dan dengan senang hati..hehehe).. yang jelas belajar untuk lebih bertanggung jawab.. At least atas apa yang seharusnya udah jadi bagian dari tugas masing-masing .. Syukur-syukur kalau kita bisa Bantu orang lain..

Yang sedihnya.. kok senyum, candaan yang khas yang selama ini mewarnai kerja kita kok kelihatannya jadi sedikit memudar yah.. setiap orang jadi lebih sensitive.. Semua orang terlihat  lebih lelah..high tone voice jadi lebih sering terdengar,.. kurang tidur kali ye.. apalagi setelah pulang presentasi dan meeting.. dan terus hasil meetingnya bikin bete… pemandangan yang ada adalah muka longsor.. heheheh.. but c’mon friends.. kenapa kita gak “hadapi dengan senyuman saja” that’s part of process, we work together we doing it together… dari situ kita belajar.. mungkin kalau kita mengerjakannya dengan kerelaan, senang hati , dan semangat juang yang tinggi… yakin deh  segalanya akan jadi lebih mudah.. setidaknya saya percaya itu..!!

Sedikit Cerita Tentang Gunung Tandike

August 1st, 2005 by catatankecil

"… acungkan jari anda, tunjuk satu titik di peta indonesia, kunjungi tempat itu, tinggalah disana beberapa saat, perhatikan yang ada..dapat  dipastikan tempat itu pasti indah.." (celoteh seorang teman tentang bumi indonesia)…

Iseng kemaren buka folder dikantor.. gak sengaja, mata sayah tertumbuk pada sebuah folder.. tandike.. nama foldernya.. buat sebagian orang nama ini emang gak asing,  yups ini memang nama gunung di sumatera barat yang selalu menarik-narik  adrenaline setiap orang yang hobby berpetualang dan menjelajahi alam liar Sumatera.. entah kenapa sayah selalu tertarik untuk kembali kesana, emang ada sesuatu yang sepertinya harus di tuntaskan.. but damn, susah bener bagi waktunya.. berikut cuplikan  report yang sayah buat waktu jalan kesana..

TANDIKAT, Sumatera Barat

Keterangan Umum

Nama                           : Gunung Tandikat

Nama Lain                    : Tandikai, Tandike

Nama Kawah                : A, B dan K

Lokasi

a. Geografi                   : 0°25′57" LS, 100°19′01,69" BT

b. Administrasi            : Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Agam Propinsi Sumatera Barat

Ketinggian                   : 2438 m dml, 1740 m dari kota Padang

Kota Terdekat             : Padang, Bukit Tinggi, Padang Panjang

Tipe Gunung Api          : Stratovolcano

Pendahuluan

Gunung Tandikat yang bertipe stratovolcano ini dikenal juga dengan nama Tandikai, Tandike. Berdiri tegak dengan ketinggian 2430 Mdpl. Gunung ini membentang di dataran tinggi Minang Kabau Sumatera Barat, kira – kira 7.5 km dari kota Padang Panjang, Kota ini dikenal sebagai kota yang mempunyai suhu terdingin di sumatera barat. Gunung ini membentang lebar kearah selatan, dan disebelah barat berbatasan dengan Danau Maninjau, salah satu danau yang terkenal disumatera barat . Sementara disebelah Utara gunung ini berdampingan dengan Gunung Singgalang, dan sebelah timur merupakan gugusan volcanic Tersier yang sudah tua. Gunung ini sangat jarang sekali didaki dan Harimau Sumatera masih bisa ditemui pada hutan Gunung Tandikat ini.untuk mendaki gunung ini butuh alat dan kemampuan navigasi yang memadai. Keadaan jalan setapaknya tidak jelas dan bahkan kadang-kadang menghilang. serta hutannya masih rapat dan lembab, selain itu pada ketinggian sekitar 650 m -1700 m dpl, pada jalan setapaknya yang banyak sekali terdapat pacet, hal-hal diatas membuat gunung ini menjadi tantangan tersendiri bagi individu petualang yang selalu mencari hal yang baru.

Tandikat juga merupakan bagian dari 3 puncak gunung diminangkabau yang dikenal dengan Puncak-puncak Tri Arga (yaitu Singgalang, Marapi dan Tandikat). Meski Tandikat kurang populer dikalangan

para pendaki, tapi justru ini yang menjadi point lebih gunung ini, suasana yang alami, dan jarang di jamah manusia menjadikannya berbeda dengan 2 puncak gunung yang lain.

Cara Pencapaian

 

Pendakian dilakukan dari lembah anai resort merupakan jalur rintisan pendakian menuju ke puncak tandikat. Pada tahun 1998 pernah dirintis sebuah jalur pendakian dari titik ini oleh tim Mapala Unand dengan waktu tempuh 5 hari pendakian dan 2 hari turun. Dimulai  dari tower satelindo dikawasan anai resort koordinat 00°28’52,6” LS , 100°19’14,4” BT  dengan elevasi 665 mdpl. Dari sisi barat lurah dalam,  menuju kearah utara  melalui jalan setapak sampai ke Puncak, namun jalan sangat rumit karena belukar yang rapat dan didominasi oleh pakis dan rotan.  perlu pengantar serta harus menyeberang banyak anak sungai yang diwaktu hujan akan menjadi aliran sungai yang cukup deras menjadi kesulitan tersendiri untuk melewatinya. kemudian tiba di air terjun lurah dalam sekitar 45 menit jalan santai dari tower. Air terjun yang sangat alami karena memang benar-benar ditengah rimba dan tidak pernah orang untuk mengunjunginya , tingginya sekitar 25 meter dan dibawahnya membentuk kolam yang cukup dalam, mesti cukup sulit untuk awam turun ke air terjun tersebut. Yang menarik air terjun ini juga merupakan daerah perlintasan primata, tim sempat melihat siamang dan simpai di daerah ini. Dari sini perjalananan dilanjutkan dengan menyusuri kearah barat menuju punggungan diatas sungai bt air paraman sani, sungai yang airnya diambil sebagai sumber air untuk anai resort, tim sedikit terbantu dengan mengikuti jalur yang sudah tersedia sd ketinggian 867 mdpl. dari sini dilanjutkan hingga melewati bukit sangkur, dipuncak bukit sangkur ini kita akan melihat lembah yang sangat indah dan sungai paraman sani yang membelah gn tandike dan gunung gadang. Dari tebingnya gunung tandike kita juga akan banyak melihat air terjun, dan semakin banyak jika hujan turun. Diketinggian 1000 mdpl hingga 1500 mdpl rute yang ditempuh sangat curam bisa mencapai 85°  hingga  90° tingkat kemiringannya, jika cuaca cerah dititik tertentu pungguan tersebut terbuka sehingga kita bisa melihat kota pariaman dan batas pantainya dengan jelas, sungguh pe,mandangan yang luar biasa. (1200 mdpl)   punggungan tipis dan jurang yang mengangga dikanan kirinya mendominasi jalurnya. Sayang 2 hari pendakian dan 1 hari turun hanya bisa mencapai ketinggian 1675 mdpl dengan koordinat 00° 26’09,5” LS 100°18’58,6”BT

Demografi

 

G. Tandikat tidak terlalu tinggi, mempunyai daerah pemukiman yang berada agak jauh di luar kawasan rawan bencana. Hanya ada beberapa kampung (desa) yang berada pada kawasan rawan bencana I, yaitu: desa-desa yang berada di bagian selatan, karena bukaan kawahnya cenderung ke bagian selatan, sehingga banyak sungai yang berhulu dari puncak. Sedangkan perkampungan lain umumnya terletak pada daerah punggungan yang berjarak lebih dari 6 km dari pusat erupsi dan relatif aman terhadap bahaya aliran, hanya kemungkinan  terjangkau oleh jatuhan piroklastik yang diperkirakan dapat mencapai 8 km dari pusat erupsi.

Inventarisasi Sumberdaya Gunungapi

 

Hasil erupsi Gunung Tandikat pada masa lampau banyak menghasilkan batuan yang dapat dimanfaatkan untuk keperluan bangunan, sebagai bahan material dasar untuk pembangunan gedung, jalan raya dan lainya. Selain itu dengan dipeliharanya hutan lindung di G. Tandikat, sumberdaya alam berupa tempat tersimpannya cadangan air tanah, untuk irigasi, air minum di kota-kota dan lainnya. Banyak Sekali sungai kecil yang membelah lembah – lembah di tandikat, mata air pun akan mudah kita temukan karena memang hutannya memang relatif masih terjaga.

Wisata

 

G. Tandikat mempunyai pemandangan yang sangat  indah sebagaimana layaknya sebuah gunungapi, dan dapat dijadikan objek tujuan wisata yang sangat menyenangkan. Di sekitar G. Tandikat ini terdapat banyak air terjun baik yang musiman maupun permanen. Selain sungai yang sangat jernih karena memang nyaris tidak terdapat sama sekali endapan Lumpur didalamnya. serta kawasan hutan lindung dengan segala jenis hewan liar yang masih sangat mudah kita temui, rangkong, simpai dan siamang akan senantiasa menyertai perjalan anda mendaki gn tandikat dari daerah anai resort.  Untuk itu G. Tandikat yang tinggi puncaknya mencapai 2438 m dpl. Merupakan pilihan yang cukup menarik buat orang-orang yang suka dengan wisata petualangan.

Akses Lain Mendaki Gunung Ini

Rute Desa Singgalang Ganting
Dari Kota Padang naik bis antar kota tujuan Bukit Tinggi dan turun di kota Padang Panjang, kemudian berganti dengan angkutan pedesaan trayek desa Singgalang Ganting. Melewati pemandian alam terkenal di kota Padang Panjang yaitu Lubuk Mata Kucing. Biasanya para pendaki bermalam di rumah penduduk didesa ini yang juga merupakan kuncen gunung ini, dan memulai pendakian keesokan harinya.

Rute Desa Malalak
Desa ini terletak tidak jauh dari Kota Bukit Tinggi dan bisa dicapai dengan angkutan pedesaan.
Rute yang paling mudah ditempuh adalah dari Desa Singgalang Ganting. Disepanjang jalan setapak menuju puncak beberapa kali kita akan menjumpai sungai kecil. Gunung ini belum pernah meletus, keadaan puncaknya banyak ditumbuhi oleh pohon dan semak-semak membuat sedikit susah dan harus merintis jalan menuju puncak. Selain itu kita bisa menuruni kawahnya dan didasar kawah gunung ini terdapat beberapa lubang kecil kepundan yang mengeluarkan asap belerang serta berbunyi menderu. Pada dasar kawah ini cukup luas dan bisa mendirikan tenda. Selain itu jga terdapat telaga kecil tapi airnya berasa belerang.

Data dirangkum dari  berbagai sumber

Perjalanan pribadi saya sama Fahmi sekitar bulan November 2004

isya N. Dana (isya@vsi.esdm.go.id) 

Mas Atje Purbawinata

High camp adventure

Satu Hari Bersama Bung Rangga..

July 28th, 2005 by catatankecil

Bung rangga adalah seorang sahabat dekat sayah yang paling rajin ngajak jalan2 akhir2 ini.. beliau seorang dosen di UI, kandidat Doktor, ahli bener kalau ngomongin soal HAKI, jago menggubah lagu.. maksudnya menggubah lagu yang bagus jadi lagu ancoer.. dan sayah pikir punya kelakuan yang ajaib…seperti dua sisi mata uang bung rangga ini punya 2 sisi kehidupan yang sangat berbeda.. betapa dia serius sekali kalau dikampus, tapi dia akan jadi teman yang luar biasa ajaib manakala dia keluar dari profesinya di kampus.. berikut catatan sayah seharian kemaren jalan kebandung sama dia.. oh iya saya gak sendiri karena ada bung didit yang nemenin juga waktu itu… heheheeh

05.30 Pringayu - Ciawi

kemaren seru bener, jam 5.30 hape gw udah bunyi..brengsek bener nih orang, gak tau apa kalau gw mo tidur seharian hari ini.. penasaran gw coba lirik dari siapa, ehehe ternyata hapenya low batt.. belum sempet diliat,udah mati tuh hape.. makin penasaran gw.. terpaksa dengan terkantuk-kantuk ambil charger dan chek siapa yang kurang ajar bener udah ganggu gw pagi ini.. aha.. muncul nama LAWE…hahaha kawan gw yang ajaib ini rupanya? Ada apa rupanya ? mo Tanya langsung ,gw baru nyadar kalo udah 3 hari ini hape gw gak ada pulsanya.. sial bener.. hehehe.. tapi yang namanya rangga alias lawe,.. pasti kalau butuh sesuatu , dia akan berusaha keras buat wujudin.. gw tunggu aja.. pasti juga ntar doi telpon lagi.. sejam, dua jam lewat dan gw udah gak ngarep kalo bung rangga bakal telpon lagi…

08.17 Pringayu Ciawi

kringggg……….! (bunyinya sih bukan kring, tapi gw gak bisa deskripsiin ring tone gw heheheeheh jadi pake bahasa yang universal aja…) bener aja tebakan gw.. bung rangga calling.. basa basi bentar Tanya gw lagi ngapain?.. dimana?.. udah makan belom?.., gimana kerjaan?..,dan terakhir (ini sebenerya maksudnya, inti dia telpon gw)… mo jalan gak? .. langsung gw Tanya emang mo kemana we… hehehe seru kayanya kalo makan siang dibandung.. kata doi.. makan siang di bandung… ehm.. ehm seru juga kali ye… entah kenapa juga gw jawab iya… wah bung rangga makin semangat…doi bilang gw bakal ajak inge, wening, didit, dan tasya.. dalem ati gw cuman bisa senyam senyum sendokir.. gile nih orang kalo udah ada maonya.. koordinasi bentar.. gw bilang dalam waktu 1 jam 30 menit gw akan merapat didepok.. meeting point kita. Sayang Bogor kota dimana sebagian masa kecil gw berlalu,.. sudah gak menyenangkan lagi.. macretttttt dimana-mana ( macet kalo mobilnya sedikit tapi kalau angkot macetnya bederet2 namanya udah bukan macet lagi tapi macreeeeeet…) belom lagi gw mesti nunggu kereta api yang ternyata ngaret, dan seperti biasa nyang naeknya bejubel… ada yang lucu di station.. tiba2 dari mikropon di station ada pengumuman “ awas copet, hati2 ama dompet anda, jangan takut kalau liat copet tangkep aja.. buat pencopet dari ogan komering ilir dan ogan komering ulu jangan coba macam2 disini..” gile ternyata petugasnya hebat bener udah bisa identifikasi dari mana copetnya.. dalem ati ngegerundel.. ngapain juga di umumin kalau emang udah tau orang nya kenapa gak di tangkap aja sih.. hehehe dengan susah payah akhirnya gw sampai di station UI sekitar pukul 10.32.. sial mundur 35 menitan lah dari waktu yang udah gw janjiin.. langsung telp lawe dan didit, yang udah gak sabar.. nunggu… terutama lawe yang semangatnya semakin membara setelah mendapat sindiran halus dari mas leyoh.. ini smsnya “ “tegar kita ditantang Leyo, kalojadi hebat katanya,ayo kita buktikan ! elo sampe langsung sms gw yah !, gw jemput loe langsung!!!…” hehehe.. okelah kasihan bung rangga kalau sampai batal.. mandi bentar, ketemu penny dan edi dikamar gw.. kaget juga.. soalnya kok banyak orang yah.. oh ternyata ibu kost lagi coba rapiin kost dengan motongin rumput yang udah lebih mirip semak..syukur deh..setelah kasak kusuk kesena kemari bung rangga cumin berhasil ngeracunin gw sama didit …

11.00 Kober – Margonda Depok

gile bung rangga katanya mo langsung jemput, gak taunya gw terpaksa mesti nongkrong bentar diwarnet.. hehehe seru juga selain bisa buka worldsex.com juga bisa baca emailnya ita.. nyengir kuda gw baca email replynya ita buat lawe.. (ingat gara2 emailnya ita gw nyengir.. bukan karena worldsex.com… btw sempet2nya ye..) sialnya lawe ternyata gak jemput gw di kost.. tapi gw disuruh ke alpha mart psikologi. Herannya sekali lagi gw nurut aja.. males debat sih intinya… soalnya kalo urusan debat pengacara kita yang satu ini… luar biasa susah buat dilawan.. Akhirnya ketemu bung rangga di alpha mart, belanja minum dan snack.. kita langsung menuju jl. Gardu condet buat jemput didit.. Iseng2 gw tanya apa yang dia bawa, eh ternyata skripsi mahasiswa bimbingannya.. hahaha brengseknya dia nyuruh gw baca tuh skripsi.. katanya kalo gw ngerti berarti tuh anak udah bener nulis nya hahahaha… gw intip bentar tuh skripsi.. tertulis pembimbing Ranggalawe Suryasadin SH. MH. LLM,weleh… panjang bener nih title, belom lagi S3 nya yang bentar lagi juga dia selesai in.. gile.. temen gw ada yang udah mo jadi DOKTOR.. tapi ngeliat kelakuannya gw pikir amat sangat tidak layak doi jadi doctor.. hahahahaahahahaah…. Sepanjang jalan ngobrol ngalor ngidul, ngomongin ui, persami, mapala, buku, ita (ehm..ehm), Paris Hilton (yeah..paris Hilton.. heheheeh) sampai ke ide.. kita kasih nama apa yah acara jalan2 kita kali ini.. ada beberapa ide muncul.. yang pertama SLB (siap langsung berangkat).. sampai Simply Life.. (hahaha.. nyontek acaranya mbak paris.. yang molegh itu..).. harus di akui.. obrolan siang itu omsisi (omongan sia – sia ) semua..hehehe

12.15 Jalan Gardu - Condet

Didit ternyata udah nunggu 2 jam lewat, teman yang satu ini untuk persiapan perjalanan emang jagonya.. hehehe cukup dengan bawa satu daypack semua barang udah ada didalamnya. Dari fly sheet sampai kompor gas udah terpacking dengan rapi..gak lupa didit selalu bawa buah..dan buku catatan.. entah dia mo nyatet apa lagi.. hehehe ini yang paling gw suka dari dia…obrolan kita pun jadi makin seru.. sebenarnya pengen ajak satu orang lagi sih.. tapi pas di telpon ternyata doi udah punya rencana jalan sama temennya.. basi deh gw.. hehehe.. dari ngalor ngidul ngobrol gw baru tau kalau ternyata lawe sebenernya cuman pengen ngerasain tol Cipularang… duh lawe kasian bener sih loe… jadi kita ke bandung cuman buat nemenin lawe nyoba tol yang baru… bukan maen dah… that’s the real simply life… hahahahah.. di km 50 kita mampir bentar buat makan tahu dan lontong… hahaha perut yang keroncongan emang udah waktunya di isi.. tapi apadaya niat dalem ati kita emang mo makan siang di bandung.. terpaksa ditahan deh.. laparnya.. obrolan makin seru, dibelakang didit terlihat asik dengan kameranya lawe.. yah lawe emang niat bener, perjalanan ini mesti terdokumentasi dengan baik.. biar dugaan bung leyo salah, bahwa kita gak Cuma omong doang, bahwa kita bener telah sampai di bandung…dan yang paling penting.. biar rasa penasaran bung rangga untuk nyoba cipularang terpenuhi.. perjalanan yang tidak terencana ada untungnya juga,.. kita bisa berhenti dimana kita suka.. kaya sekarang iseng aja kita mampir di rest area cipularang… weleh2 cuman mo ke toilet dan beli kerupuk purwakarta (kerupuk yang digoren tanpa menggunakan minyak, tapi pake pasir..) .. pemandangan yang ada emang cukup indah.. duh seneng deh kalau liat gini.. kayanya Indonesia subur banget, padi menguning.. hutan karet yang tertata rapi, kebun the yang ijo royo-royo.. wah kalau liat gini landscape indo emang gak akan pernah kalah dengan negara luar.. gak kebayang negara sesubur dan seindah ini.. kok kena bencana mulu yah,.. tsunami, gempa, busung lapar, polio,sampai yang terakhir flu burung.. kasihan bener sby.. emang enak jadi presiden.. kalao.. diperhatiin toll ini emang unik.. dibangun dalam waktu cukup singkat kurang lebih satu tahun, jembatan tertinggi dan terbanyak dalam satu ruas yang dibangun, toll yang paling berkountur.. dan dikerjakan oleh 7 kontraktor berbeda.. menjadikan toll ini beda dengan toll yang laen.. coba deh perhatiin ditoll ini tiap kontraktor emang punya cara masing2 buat mengatur, mengelola dan menahan tebing2 disekitar toll ada yang pake beton, kawat, ada yang dibangun terasering heheheeh.. masing2 punya cara sendiri2 kita liat aja nanti siapa teknologinya yang paling oke.. lucunya di beberapa ruas ada beberapa patung kepala hewan buat hiasan jalan ini agar jadi makin menarik.

14.00. Cipularang dan Jalan Dago Bandung….begitu masuk pintu keluar cipularang… kita bertiga bingung mo kemana nih… gw udah khawatir aja.. kalo terus bablas keluar di garut nih.. untung pas pintu keluar Pasteur kita mutusin belok.. 29 rebu.. wow toll termahal nih… pikir dalem ati.. but worthed lah kalo liat tampangnya bung rangga yang senyam senyum terus kaya adegan AADC waktu abis dicipok ama dian combro eh salah sastro heheheehe…puih..kita emang baru menikmati 130 km perjalanan.. masuk pastuer kita bingung mo kemana nih.. dan ternyata kita baru nyadar (lagi) kita ber 3 gak ada yang apal ama bandung, yang semua orang juga tau.. lalu lintas dan jalan2 disini ajaib bener.. jangan khan orang Jakarta, orang bandung aja bisa nyasar hehehe..apalagi bung rangga yang orang depok.. kaya bisa baca pikiran aja, tiba2 datang pedagang asongan nyodorin peta.. tapi dasar.. bung rangga sotoy kalau gak sotoy bukan dia dunk… tuh peta di tolak… spleteran kita coba aja fly over ring roadnya bandung.. weew..keren juga nih jembatan.. percakapan jadi seru.. dimulai dari siapa yang ngerjain nih proyek, kontruksi cakar ayam sampai berakhir dimanakah fly over ini? Dan 5 menit kemudian tanda Tanya kita terjawab.. jalan ini abis di depan gedung sate..muter-muter bentar terus kita nyampe di sebuah apotik di dago.. yeah apotik kimia farma.. apakah bung rangga sakit.. ?? ternyata tidak walau sepanjang jalan bersin2 terus.. ini Cuma kejeliannya aja dalam melihat peluang.. ngeliat tuh tempat parkir kosong langsung aja doi belokin mobil dan parkir disitu.. biar gak terlalu vulgar numpang parkirnya doi dengan gaya meyakinkan masuk ke dalem apotik.. dengan tehniknya yang canggih doi mesen barang yang gak ada di apotik terus cabut deh..heheheeh dasar bung rangga..(dalem ati terang aja apotik gak jual..lah yang dia pesen makan siang wkeekekekekek…) dari situ kita jalan ke dago plaza yah ampyuun nih pertokoan kaya udah mo bangkrut aja.. sepi bener gak ada yang jual.. yang ada buka cuman toko sepatu yang beneran sepi.. padahal udah sale ampe 70 persen.. kalah besaing ama FO kali ye..mo cari tempat makan siang yang representatif,.. bingung kita coba hub contact kita masing2 yang menurut kita tau bandung.. alhasil kita malah jadi tambah bingung… ditengah kebingungan kita, lagi2 bung rangga punya peran.. doi bilang.. kayanya asik juga mampir ke seberang.. COMBO 1 cocok nih.. gw refleks dunk liat ke seberang.. buset Kentucky fried chiken… hhahahaha seperti gw bilang kalo bung rangga punya mau siapapun gak ada yang bisa llawan,. Alhasil kita nyebrang dan mesen combo 1 semua… gw mesen yang krispi dan mereka yang original.. ajaib, ajaib…pikir gw.. jauh-jauh kebandung buat makan siang .. gak taunya nyangkutnya di Kentucky huahahahahaaha…kita betiga cuman ketawa seru aja kalo inget ini..

16.07 Seputaran Dago Pakar dan Bandung Selatan …dari Kentucky.. perjalanan kita lanjutkan ke dago pakar… beberapa kali kita ngelewatin orang2 minta sumbangan… nyentrik juga caranya soalnya,.. yang mintainnya abg2 yang ehm.. ehm.. hahaha apalagi sambil nawarin minum gratis buat yang mo ngasih.. wah jadi lebih simpatik.. walau akhirnya tetep aja jadi bikin macet…niatnya ke the view.. malah nyasar kemana2.. gw inisiatif Tanya ama orang kalo kita mo ke the view… dengan logat sunda yang khas dan keramahannnya dengan senang hati tuh bapa kasih tau jalan ke kita.. padahal gw udah ngeri liat kumis yang tebal dan badan yang keker.. tapi dasar orang bandung ngomongnya tetep aja alus hahahaaha…tujuan the view harus tercapai gitu pikir kita semua.. pas kita lagi seru ngebahas soal nyasar tiba2 dari bawah ada orang sekitar umur 20an lah lari jogging … gile pikir gw dalem ati.. jogging jalannya naek gini .. anak mana ye.. doi.. dengan enteng bung rangga bilang loe mo tau anak kampus mana?.. Iya kampus mana we.. KAMPUS JALAN ALAM …huahahahaha.. brengsek lawe kedengeran yayak di sentil loe.. dengan pembelaannya dia bilang coba loe liat anak mana yang jogging ..sore2 gini.. nanjak lagi hahahaha… dasar.. dago pakar emang jadi kawasan elit.. kalo liat taman air terjunnya hheheeh jadi pengen photo bagus bener nih.. tapi niat itu kita tunda soalnya tujuan the view.. belum tercapai.. generally the view biasa aja.. buat gw.. dan temen2 yang laen juga sepakat.. gak sempet duduk sih masuk bentar liat2 terus kita cabut deh.. view.. apaan yang kita liat cuman tanah kosong ama parkiran truk2 pasir dan tanah..heheheh beda ama the valley… gw rasa the valley jauh lebih oke.. kalo buat nongkrong ..atao ada hal2 penting yang mau disampaikan.. antara 2 orang mahluk yang berbeda kelamin yang saling memendam hasrat.. .. huhahahahahaahah.. pernah baca buku JOMBLO karangan adhitya mulya gak??.. kayanya epilog novel itu… settingnya di the valley deh..hehehe …dari sini terus kita langsung cabut ke daerah lembang.. hwuaaa.. tujuan sekarang adalah..sapu lidi (makan disawah), kampung daun, dan akhirnya the peaks.. diperjalanan kita lewatin fame station … beberapa tahun lalu… nih café sempet ngetop banget di Jakarta… btw sekarang denger2 nih tempet sekarang jadi tempat kongkow2 orang orang yang punya “orientasi sexsual yang unik” heheheeh..tapi sapa yang tahu..?? dan gw pun gak mao tau… nyampe di sapu lidi hari udah gelap… makananan yang ditawarin sundanist food lah.. ada gallery yang jualan pernak pernik.. and CELANA JEANS… dasar bandung gak jauh2 dari pakaian.. setelah kita keliling2 .. sepakat kita kasih point 6 deh.. kalau menurut analisa bung didit..secara umum suasananya cukup asik… dan nyaman.. sayang tempat yang lumayan ini pelayannya masih terlalu sedikit sehingga banyak pekerjaan yang terbengkalai.. piring kotor yang belom diangkat…dan SAMPAH..adauh bangsa ini.. kenapa sih kesadarannya rendah banget kalo urusan buang sampah.. uh bete… udara yang dingin.. cukup bikin badan kita menggigil.. untuk itu gw sih mesen sekoteng panas.. ama pisang goring keju buat camilan… didit mesen the manis dan yang lebih mirip air kolaks karena manisnya…dan mas rangga lemon tea… lucu juga tempat ini.. tag line nya “makan disawah” emang kalo diperhatiin tempat2 makan kita dikelilingin sawah yang memang dibuat untuk ngebangun suasana, gw liat padinya emang cuman pajangan aja.. karena emang terlihat tidak terawt dengan bak.. beberapa malah puso.. gile.. makan disawah aja bisa dijual sekarang, padahal kalo gw balik kecibinong makan disawah bisa tiap hari …J .. niat makan malam kita tunda dulu.. tapi bung rangga udah laper dan ampir mesen makanan disini.. pantes aja tuh perut makin bulleud sekarang.. abis makan tiap 3 jam sekali.. the peaks adalah tujuan kita berikutnya,.. kampung daun sempet di lewatin sih tapi kita gak mampir.. soalnya kata bung rangga, mirip2lah ama sapu lidi.. cuman lebih berkontur aja.. the peaks.. sesuai namanya bener2 tempatnya di puncak.. seperti yang laen.. kecuali the valley.. cafe2 itu ternyata berada didalam lingkungan perumahan (mewah tentunya…) di puncak ini.. kita bisa liat seluruh bandung.. bagus bener liat city light bandung dari sini.. romantis bener dah.. suasananya … apa karena ada yang jualan mawar ye.. gw jadi kebawa mellow.. masuk interiornya.. wuih.. cozy bang get deh.. pelayannya juga rapih2.. apalagi ada gallery lukisannya… setelah muter2 bentarkita milih satu pojok di situ.. sayang lebih dari 15 menit, kita duduk.. gak ada satupun pelayan yang nyamperin kita.. apakah karena kita cuman pake kaos..? ato apakah karena gw pake sendall jepit.. ah.. cuman tuhan yang tahu.. karena kelamaan di cuekin kita pun sepakat cabut.. ninggalin nih café.. niat makan malem pun ditunda.. dikota aja kali ye..pikir kita…. Nyampe pusat kota, kita pikir mending di Jakarta aja kali ye…whua…bener2 dah .. simply life.. suka2 bener…

20.00 Bandung-Toll Cipularang… segera masuk tol cipularang, jujur gw ngantoek bener.. heheheeh.. bung rangga nampaknya pun begitu maklumn udah tue kali ye muter2 seharian aja langsung tewas hahahaah.. gak muter2 lagi kita langsung cabut back to Jakarta.. enaknya jalan tol cipularang sekarang ini.. masih sepi.. aman lancar lah istilah dllajr.. ngntoeknya bung rangga ternyata udah gak kelawan… di setopan cipularang doi pun menepi minta di ganti.. sementara gw kurang ajar bener malah tidoer pules… heheheeheh… didit gantian sekarang yang nyetir.. nyetirnya didit khas orang jogya sopan bener.. semua orang dipersilahkan lewat hahahah gak lebih 80 km per jam.. tapi didit pinter,dia bikin gw gak tidoer soalnya sepanjang jalan doi ngajakin gw ngobrol… sementara itu bung rangga pules dibelakang sambil meluk skripsi mahasiswa bimbingannya.. hehehehe.. gak kerasa, kita pun nyampe jakarta,.. didit keliatan bingung cari2 tiket tol, abis sibuk cari gak ketemu gw didit liat-liatan… kompak langsung nengok ke belakang sambil teraak weeeeeeee….. tiket tolnya manaaaa?… gelagapan lawe bangun… maklum mimpi lagi jalan2 ame dian sastronya ke ganggu.. kite betiga pun jadi siboek ngubek2 mobil nyari tuh tiket jalan tol.. kepanikan makin meningkat manakala pintu tol udah makin dekat , dan akhirnya tiba giliran kita… whuaaa.. tiketnya bener gak ketemu… “dipintu dit,.. udah loe liat belom.. tadi gw taro disitu..” kata lawe.. “udah gw pereksa kaga ada!!!” kata didit… YAKIN LOE… (yang ini khas banget lawe..heheeheh)hahahaah makin seru dah.. “mana tiketnya??” kalo ini kata petugas tol.. “bentar pak cari dulu ye…” kata didit.. akhirnya kita pun minggir ngubek2 tuh mobil.. terlihat makin lucu wajah bung rangga ketika panik.. perpaduan wajah kirun dan tesi waktu abis dikerjain komeng whuaa…. Depan belakang dipereksa semua tempat di cek.. sampai yang gak mungkin sekalipun.. abis.. ampe daypacknya didit dipereksa juga.. untung gak sekalian aja kap mesin dan bagasi dibuka.. pikir dalem ati.. 15 menitan lah waktu kita ngubek2.. gak ada hasil .. .. mas rangga pun langsung menghampiri penjaga tol dan cengar cengir bilang kalo tuh tiket ilang… dengan santai (sambil melayani mobil lain tentunya…) tuh petugas bilang ya udah bayar aja 2 x harga tiket terjauh… 52 rebu dunk.. wow.. ini baru record bayar tol termahal..”bisa dibalikin sih de,. Kalau situ bisa nemuin tiketnya, dan kasih ke saya besok pagi”..kata doi.. lawe cuman nyengir kuda.. sepanjang jalan kita cuman mesem2 doang kalo inget itu… bukhan maen dah.. bisa2 tuh tiket ilang.. kalao buat gw ada beberapa analisa kemana larinya tuh tiket

1. lawe emang gak pernah nerima tiket, soalnya waktu itu khan doi ngantuk berat.. jadi lupa deh.. inget dia khan semeleketek juga?

2. jatuh waktu di rest area cipularang waktu ganti sopir.. sekali lagi lawe khan semeleketek.. ngapain juga nih tiket di simpen di pintu mobil.. yang kemungkinan jatuhnya tinggi?

3. tuh tiket gak ilang tapi emang bener2 keselip.. yang ini mesti ditanya ke lawe.. heheeheh

4. ato analisa yang paling “genit” ..tuh tiket sengaja di simpen lawe buat kenang2an.. bukti pernah lewat tol cipularang heheheeh sape yang tau.. yang ini juga mesti ditanya ke lawe..

Demikian analisa gw, mengenai MISTERI HILANGNYA TIKET TOL CIPULARANG… perut yang keroncongan mengalihkan pembicaraan kita soal tiket.. mas dikun, (itu loh yang deket bale rakyat pasar minggu)…pun jadi pilihan utama.. selaen menu nya lengkap harganya pun terjangkau buat sayah harganya so-so lah.. heheheeh.. dtemenin pengamen yang serius..(soalnya keliatannya nyanyinya niat bener…) jadi inget jaman caang mapala dulu.. kite2 sering makan disini.. abis makan kita anterin didit ke pasar minggu..gile nih pasar gak pernah sepi.. gak siang gak malem.. ON terus.. jam 11 aja masih macet.. dilampu merah didit turun, biasa kita cipika cipiki dulu .. abies itu gak lupa bilang take care and good night.. dan mimpi indah.. ( yang ini sumpah Cuma khayalan gw aja.. hehehehe).. lawe pun,.. nganterin gw ampe kober,.. dan prosesi yang tadi pun berulang… terlihat mata bung rangga berkaca..kaca.. gak rela menghadapi perpisahan ini.. lamat2 terdengar lagunya slank..’ku tak bisa.. jauh.. jauuuuuuh.. darimuuuu…etc” tapi gw cuman bisa bilang..” aku pulaaaaang tanpa bebaaaaannn…” heheheeheh anyway..seharian jalan kemaren itu.. a lot of fun lah .. yang udah gw dapetin… ama 2 orang sahabat gw yang ajaib2 … yang tiap hari akan bikin idoep lebih idoep..hahahaha oke deh we,dit,…. ditunggu telpon2 ajaibnya buat perjalanan2 yang ajaib… buat mas ley kamuh kalah kali ini.. buat inge,wening,tasya, and dodot.. kamu telah melewatkan perjalanan seru bersama bung rangga… 23.17 jam dikamar kost gw.. dalem ati 12 jam ternyata gw udah gw ama didit dan lawe.. gak kerasa…. hehehehe oke deh have a great day.. buat semuanya…

A Short Story of Me

July 5th, 2005 by catatankecil

Saya lahir dibogor, tanggal 27 April 1975 di Bantu seorang bidan bernama Marsina, (Bu bidan ini sekarang punya RS Bersalin Tunas Jaya, RS Bersalin paling Populer di cibinong heheeh ).. mungkin karena  anak ke lima maka dengan mudah dan tanpa kesulitan yang berarti hadir didunia ini. Udah yang ke lima kebayang khan pasti ibu sudah cukup berpengalaman. Ibu dan bapak jelas sangat senang soalnya hadir seorang anak laki-laki lagi dikeluarga kami. Setelah kakak kedua laki-laki (bingung ye…) meninggal. So sekarang ada dua orang anak laki-laki dan dua orang anak perempuan.

Alhasil saya hadir sebagai si bungsu yang sangat disayang sama ibu dan bapak, biar begitu saya cukup mandiri loh hehehe. Bayangin aja sejak SMP sampai dengan Kuliah bapak ibu tega-teganya membiarkan saya mengurus semuanya sendiri, tapi untuk semua itu saya sangat bersyukur dengan cara mereka mendidik. Saya tinggal di sebuah rumah di Cibinong-Bogor, dengan kakak yang no 1. tapi itu Cuma alamat di katepe soalnya lebih sering berada di depok. Dikost yang udah hampir 4 tahun saya tinggali.

Oh ya bapak dan ibu juga abang sudah lama meninggalkan saya, ibu pergi waktu saya berumur 15 tahun gagal ginjal telah menjemput ibu di bulan januari 1990. Dan Abang yang paling dekat saat itu menyusul ibu 10 bulan kemudian, wah ini jadi tahun yang paling berat, dua orang yang paling dekat telah “dijemput” sama Yang Punya Urusan di surga sana.. kemudian bapak bergabung dengan mereka di akhir tahun 1997. komplikasi yang parah antara paru sama lever menjadi penyebabnya, bapak memang perokok berat, sekali lagi saya berduka.

Meski Cuma “singkat” kehadiran mereka selama itu sangat punya arti, dari ibu saya belajar tentang arti kasih sayang, sabar dan berpikir positif. Sama abang saya selalu ingat semangatnya untuk pantang menyerah dan selalu berbuat baik untuk orang lain. Dari bapak belajar tentang tanggung jawab dan kejujuran. Buat saya Mereka orang"  hebat yang selalu mempunyai tempat" spesial  didalam hati ini.

Okay, sedikit tentang diri saya sendiri, suka banget baca dari mulai enid blyton sampe paolo coelho, dari mulai Ayu Utami sampai Pramoedya A.T. Saya punya sedikit fetish ama buku, hingga kalo lagi maen" ke gramedia  ato gunung agung pasti pulang" bawa buku walaupun masih ada bejibun buku lainnya yang belom sempet kebaca. Favorit saya sejauh ini adalah Toto Chan, Tetra loginya Pramudya sama Sepotong Senja Buat Pacarku (SGA)

Urusan mulut, generally, paling  suka sama yang namanya makanan rumahan, soal makanan gak ada yang sulit, semuanya suka. Tapi kalau udah ada sayur asem buatan ibu (dulu, sekarang buatan kakak..) sama tempe goreng, ayam goreng, sambal dan kerupuk tambah  minum teh panas wah bisa abis 2 piring tanpa terasa. Saya juga suka  minum kopi, tapi gak harus ada sih dalam artian kalau suka dan kepengen baru buat dan minum…hehehe  due to health reasons. Saya ga ngerokok, saya ga minum, saya ga gitu suka clubbing, well mungkin kamu pikir saya orang yang membosankan, but I rather go that way! ;) .

Urusan Hobi yang lain, satu hal yang paling saya suka adalah berkunjung ketempat baru, menikmati makanan khas nya, bergaul dengan masyarakatnya, dan menikmati keindahan dan keunikan alam dan budayanya.. saya punya cita" satu saat nanti saya harus bisa berkeliling Indonesia.. terinspirasi dengan tulisannya Gie, dia bilang gini "…Kami adalah manusia-manusia yang tidak percaya pada slogan. Patriotisme tidak mungkin tumbuh dari hipokrisi dan slogan-slogan. Seseorang hanya dapat mencintai sesuatu secara sehat kalau ia mengenal objeknya. Dan mencintai tanah Indonesia dapat ditumbuhkan dengan mengenal Indonesia bersama rakyatnya dari dekat…." (Gie)

Urusan musik saya suka semua jenis musik dari dangdut sampai klasik.. hehehe pada dasarnya saya suka seni sih, tari, lagu, teater, film, bahkan lukisan dan puisi.. bisa dibilang saya pencinta seni.. meski Cuma sebatas penonton dan pengagum.. sempet juga sih ikut"an maen teater waktu kuliah dulu dan itu jadi pengalaman yang luar biasa buat saya..ditonton ratusan orang dan dapat tepuk tangan wah.. gak kebayang.. hehehe

Saya juga maniak olah raga. Sepak bola adalah favorit saya, dan jogging adalah olahraga yang masih secara aktif saya lakukan. Bulutangkis adalah olahraga yang waktu kecil saya mainkan, Semua olahraga saya suka, juga olahraga ekstrem atau luar ruang.. such as rafting, mountaineering, Rowing  dan rock climbing..kemaren sempet nyoba sailing, dan gile seru juga yah.. gak Cuma itu kemaren waktu kumpul sama temen mapala saya nyoba maen bowling, dan ini juga menarik, waktu SMA aktif maen bilyard, SMP maen Basket, kuliah belajar Bridge… heheheeh bener khan, semua jenis olahraga? Sempet beberapa kali ikut lomba, walau gak pernah jadi juara 1 tapi ada juga menangnya,  meski kebanyakan yang sering adalah kalahnya. Dari sini saya belajar tentang arti Sportivitas dan Kerja keras.. belajar untuk menerima kekalahan..dan belajar juga untuk menerima kemenangan.. Usaha untuk menjadi terbaik itu, butuh kerja keras yang mungkin gak pernah kebayang sebelumnya harus kita lakuin.. dan ini sayah peroleh manakala saya mengikuti sebuah kompetisi hehehe

Tentang pekerjaan, baru 2 tahun terakhir ini saya benar" terikat dengan institusi pekerjaan. Saya bekerja sebagai Instruktur pelatihan luar ruang, untuk pengembangan sumber daya manusia dengan media nya melalui aktifitas luar ruang.. Kami menyebutnya ad-learning, perusahaannya namanya Pelopor adventure Camp. ketemu orang baru, berinteraksi, mencoba memahami karakter manusia yang berbeda-beda, dan ternyata memang unik adalah hal yang paling menarik dari pekerjaan saya, satu hal lagi apabila peserta (orang yang ikut pelatihan ditempat saya..) memperoleh insight yang dalam, dari kegiatan yang di ikuti wah.. ini kekayaan batin yang paling luarbiasa buat saya.

Tentang sahabat, saya beruntung bergabung dengan sebuah organisasi yang bernama Mapala UI, sedikit banyak tempat inillah yang mengajarkan tentang arti Persahabatan sejati buat saya, ini adalah Keluarga ke dua saya. Bisa banyak jalan-jalan, bergaul dengan banyak orang, dan meluaskan jaringan, banyak peran mapala disini. Selain itu banyak juga sahabat saya di kantor, teater, sekolah dan teman2 dirumah yang masih berinteraksi sampai sekarang dengan saya. Kalau ditanya apa harta yang paling berharga ?.. selain keluarga utama sayah,..yah teman dan sahabat itulah harta yang paling berharga buat saya.

Well, itulah saya, untuk yang lainnya mungkin bisa baca 54 testimoni yang ada di friendster… my personal favorite quote from hellen keller: "life is a daring adventure or nothing”

Tentang Prasasti Gie di Puncak Semeru

July 1st, 2005 by catatankecil

Beberapa waktu lalu sayah ketemu sama beberapa rekan (Pencinta Alam) PA dari jatim yang mengabarkan bahwa prasasti hoek gie di semeru sudah rusak dan hilang.. kok mapala gak mau rawat sih … diganti kek, biar prasatinya tetap ada…biar kita bisa tetap kenang beliau ..demikian inti obrolan kita waktu itu..wah iya yah sayah pikir, tapi untuk itu sayah punya pendapat sendiri.

soal prasati hok gie,. menurut pendapat sayah.. ehm bukannya kita gak mau merawat atau mengganti apa yang udah ada disana.. membiarkannya hancur dan hilang di telan alam adalah keputusan yang paling tepat buat sayah, soalnya setelah adanya prasati itu.. coba liat deh.. di arcopodo berapa banyak prasasti yang ada disana,.. puluhan mungkin ratusan prasasti, belum lagi yang ada di puncak.. buat sayah jadi gak enak naik gunungnya jadi kaya lewat kuburan aja… selain jadi ninggalin maaf "sampah" tentunya inget dong.. dont leave nothing but foot print ..

waktu 30 tahun meninggalnya gie (1999).. sayah ikutan team napak tilas perjalanannya,.. wah seneng banget , soalnya sayah bisa jalan bareng dengan orang2 yang emang kenal dan deket banget sama dia,.. sama herman, tides, nessy, don dan orang2 tua yang lain dan ketemu rekan2 YP malang (mas heru and the gank) yang waktu kejadian itu banyak bantu team mapala ui .. pas sampai dipuncak mahameru,.. soal prasasti sempet ada temen sayah yang tanya sama herman,.. man kok ini dibiarin ancur sih ?

tau gak jawabannya herman…
dia bilang gak apa2 hancur dan gak usah diganti… buat kita yang mengagumi dan menyayanginya prasasti ini terlalu kecil buat dia, .. biarkanlah Puncak Mahameru ini.. yang menjadi prasasti nya.. yang lebih kekal dan megah… jadi kalau tanya prasastinya mana yah.. liat aja puncaknya gunungnya semeru… itu prasastinya hok gie..


heheheeh semoga bisa menjawab..buat temen temen yang nanti karena abis nonton filmnya terus terinspirasi mo naik puncak mahameru dan penasaran cari prasastinya hoek gie dipuncak sana..

Sajak Seorang Tua Untuk Isterinya

June 30th, 2005 by catatankecil

Sebagai seorang pencinta puisi sayah paling suka dengan puisi-puisinya Rendra "si Burung merak" berikut puisi beliau yang jadi favorit sayah..


SAJAK SEORANG TUA UNTUK ISTERINYA

Aku tulis sajak ini
untuk menghibur hatimu
Sementara kau kenangkan encokmu
kenangkanlah pula masa remaja kita yang gemilang
Dan juga masa depan kita
yang hampir rampung
dan dengan lega akan kita lunaskan.

Kita tidaklah sendiri
dan terasing dengan nasib kita
Kerna soalnya adalah hukum sejarah kehidupan.
Suka duka kita bukanlah istimewa
kerna setiap orang mengalaminya.

Hidup tidaklah untuk mengeluh dan mengaduh
Hidup adalah untuk mengolah hidup
bekerja membalik tanah
memasuki rahasia langit dan samodra,
serta mencipta dan mengukir dunia.
Kita menyandang tugas,
kerna tugas adalah tugas.
Bukannya demi sorga atau neraka.
Tetapi demi kehormatan seorang manusia.

Kerna sesungguhnyalah kita bukan debu
meski kita telah reyot, tua renta dan kelabu.
Kita adalah kepribadian
dan harga kita adalah kehormatan kita.
Tolehlah lagi ke belakang
ke masa silam yang tak seorangpun kuasa menghapusnya.

Lihatlah betapa tahun-tahun kita penuh warna.
Sembilan puluh tahun yang dibelai napas kita.
Sembilan puluh tahun yang selalu bangkit
melewatkan tahun-tahun lama yang porak poranda.
Dan kenangkanlah pula
bagaimana kita dahulu tersenyum senantiasa
menghadapi langit dan bumi, dan juga nasib kita.

Kita tersenyum bukanlah kerna bersandiwara.
Bukan kerna senyuman adalah suatu kedok.
Tetapi kerna senyuman adalah suatu sikap.
Sikap kita untuk Tuhan, manusia sesama,
nasib, dan kehidupan.

Lihatlah! Sembilan puluh tahun penuh warna
Kenangkanlah bahwa kita telah selalu menolak menjadi koma.
Kita menjadi goyah dan bongkok
kerna usia nampaknya lebih kuat dari kita
tetapi bukan kerna kita telah terkalahkan.

Aku tulis sajak ini
untuk menghibur hatimu
Sementara kaukenangkan encokmu
kenangkanlah pula
bahwa kita ditantang seratus dewa.



WS. Rendra, Sajak-sajak sepatu tua,1972

NGM dan Sepakbola..

June 30th, 2005 by catatankecil

Senangnya hari ini karena sayah bisa baca NGM (National Geographic Magazine) Indonesia lagi … yah NGM Indonesia emang udah jadi majalah favorit sayah belakangan ini.. makanya jadi senewen bener waktu salah satu koleksi sayah sempet hilang, beberapa minggu yang lalu..

Sayah suka NGM  bukan karena ada Tantyo dan Penyo.. disitu.. dua orang sahabat hebat sayah di Mapala..sayah suka NGM karena  banyak sekali yang bisa sayah dapat meskipun misalnya Cuma selembar yang sayah baca, dengan membaca NGM sayah yakin seseorang bisa berpikiran maju dan berpandangan luas, gak Cuma membahas masalah politik dan ekonomi saja tetapi juga memperhatikan keberadaan kita dan lingkungan serta kemajuan ilmu pengetahuan.

Ada satu hal yang paling menarik di NGM (Juli 2005) kali ini. Sebuah jurnal Photo yang memperlihatkan bagaimana orang diseluruh dunia bermain sepakbola.. jadi inget waktu kecil dulu.. gak salah memang kalau sepak bola dibilang sebagai olahraga yang paling populer di dunia,yah seluruh dunia memang memainkannya,

Dulu setiap sore setiap pulang dari sekolah pasti maen bola.. paling seru kalau hujan turun, dan permainan baru berhenti kalau kita sudah kedinginan atau ibu datang dan marahin kita semua.. ngadu (bertanding) dengan team kampung lain, ikutan kompetisi adalah bagian dari dinamikanya.. dari itu semua semua yang paling sedih kalau kita kalah, yang paling sayah inget dan yang paling buat sayah sedih .. waktu itu .. saat gak kepilih masuk team inti… wah sedihnya..

yang paling hebat dari itu semua , kita punya seragam yang bagus, bola baru, sepatu bola,  semuanya modal sendiri dari menyisihkan uang jajan yang di beri ibu.. kalau inget itu semua jadi pengen balik kecil lagi.. heheeh (",)

Sampai sekarang pun saya masih menyukai sepakbola, baik sebagai penonton atau peain,.. untungnya di kantor juga semua orang hobby dengan sepak bola … obrolan bisa jadi sangat produktif sekali jika itu menyangkut sepak bola, hahaha.. seperti hari ini mata sayah berat banget karena melek semalaman lihat final piala konfederasi,..

well,terimakasih buat NGM untuk photo-photonya.. semakin menguatkan sayah bahwa tidak sendirian,.. dan ada bermilyar orang yang amat mencintai sepakbola..

Brengsek bener yang buat nih lagu….heheheeh

June 29th, 2005 by catatankecil

Menanti Sebuah Jawaban…!

By.PADI

Aku tak bisa luluhkan hatimu

Dan aku tak bisa menyentuh cintamu

Seiring jejak kakiku bergetar

Aku tak terpagut oleh cinta mu

Menyelusup hariku dengan harapan

Namun kau masih terdiam membisu

                                                   

Sepenuhnya aku ingin memelukmu

Mendekap penuh harapan tuk mencintaimu

Setulusnya aku akan terus menunggu

Menanti sebuah jawaban tuk memilikimu

                                                          

Betapa pilunya rindu menusuk jiwaku

Semoga kau tahu isi hatiku

Dan seiring waktu yang terus berputar

Aku masih terhanyut dalam mimpiku

Ayo kita berlari lagi

June 29th, 2005 by catatankecil

Kemarin selasa sayah, didit, sarah dan maya.. ketemu di senayan.. selasa buat sayah adalah hari untuk berolahraga…berkeringat,..dan menikmati nikmatnya es buah nya bang roji di pintu 8… sebenernya sayah punya 2 orang rekan yang sudah janji mo nemenin sayah manakala sayah berolahraga disenayan…entah kenapa program latihan sudah sayah kirim, dan waktupun sudah ditetapkan seringkali kita gak pernah bisa ketemu…

Tapi selasa ini sayah senang sekalih.. neng maya dan bu sarah setelah sayah bujuk2 mau juga untuk nemenin berlari mengelilingi senayan.. meski sayah sedih belum berhasil untuk mebujuk bung didit mengganti kemejanya dengan kaos dan mulai berlari…hahaaha teman sayah memang hebat… buktinya si tante biar udah lama mengaku tidak berolahraga masih bisa menyelesaikan 3 putaran senayan tanpa terlihat lelah.. demikian juga bu sarah yang anaknya udah 2 dan punya target untuk mengurangi berat badannya menjadi 45 mampu berlari 3 putaran juga… artinya apa? Artinya kalau kita emang mau.. teman2 semua masih sanggup kok untuk berlari.. FYI lari adalah olahraga jantung yang paling efektif… beneran loh ini…

Oke deh,..buat yang udah lari.. lari lagi yah tiap selasa kamis di pintu 8 senayan kita kumpulnya.. buat jimmy dan didit… ayo dunk semangat… kiki dan lawe  topan dan leyoh kamuh sudah amat sangat gendoet.. gak ada kata terlalu tua untuk memulai.. liat aja asmar hari gini baru jadi atleet… kemana aja ente heheheheehehe…

Ok deh ampe ketemu dipentu 8  CU