Cerita Gadis Kecil Bernama Natalia

October 19th, 2007 by catatankecil

Namanya Natalia,. Umurnya belum genap 13 tahun, duduk dikelas satu SMP N 1 Malaka Timur, jangan berpikir karena ada angka dibelakang hurup N maka ada smp 2 3 dan seterusnya.. karena memang SMP ini adalah satu-satunya. Ada sekitar 600 murid yang menuntut ilmu disini. Kembali ke Natalia, ia adalah sulung dari 2 bersaudara. Adiknya masih balita. Ibunya ibu rumah tangga biasa yang terpaksa harus mengolah lahan kecil yang dia punyai seorang diri karena bapak pergi kemalaysia untuk memperoleh pekerjaan yang lebih baik di banding dengan mengolah tanah kering dikampung. Lokasi sekolah yang jauh dari kampungnya membuat natalia harus tinggal “di asrama” meski lebih tepat disebut barak.. ada 67 orang anak yang tinggal disini, 2 minggu sekali ia pulang kerumah, pulang kerumah berarti ia harus mengepak bahan makanan, dan kayu bakar, kok..? jangan heran karena natalia harus mengolah dan meramu masakannya sendiri. Mencuci bajunya sendiri, disamping tugas wajibnya sebagai seorang Siswa belajar dengan giat.

Cita-citanya yang besar membuat ia punya semangat untuk bersaing dan rela hidup dengan cara seperti ini, saya akui saya tak bisa berkata selain kekaguman yang teramat besar. Masaknya Kok gak pakai kompor?, kompor adalah barang mewah, karena bahan bakar yang ada disini mahal sekali.. jadi masak dengan kayu bakar di tungku sederhana menjadi pilihan yang paling masuk akal.

Sore itu natalia dan okta tampak terampil mengolah makanan yang akan ia santap malam ini, tangannya yang kidal terampil memainkan pisau memotong halus pepaya yang akan menjadi lauknya malam ini. Nasi sudah matang setengah jam tadi. Kali ini masak untuk 3 orang rekan yang lain. Kalau kita berpikir dengan bumbu apa ia mengolahnya cukup dengan garam, merica, dan sedikit minyak goreng, selesai sudah.. di dapur Ada 8 tungku yang selalu menyala karena memang mereka memasak bergiliran.

Ketika sebagian memasak, maka sebagian akan mencuci, dan sebagian akan menyapu halaman di depan asrama. Sebagian mengisi PR, atau bermain mengisi sedikit waktu terluangnya. Kebetulan pohon mangga dan nangka yang ada di depan rumah seringkali daunnya jatuh berguguran. Dan buat yang sudah masak dan mencuci mereka akan langsung masuk ke dalam ranjang masing-masing sekedar membuka buku pelajaran untuk mengulang pelajaran yang sudah disampaikan kemaren.

Hari ini hari minggu, sore hari seluruh penghuni asrama kumpul. Ketika lampu menyala maka seluruhnya harus masuk kedalam rumah tidak ada lagi yang diluar, boleh diluar resikonya ibu asrama akan mengomel dan tak segan akan memberikan sentilan mesra ketelinga mereka.

Ranjang mereka hanyalah ranjang papan dan Cuma beralaskan selimut tanpa kasur. Dari cerita mbak ani, anak ibu asrama. Hal yang paling berat buat mereka adalah di awal2 masuk asrama tak jarang mereka menangis seharian karena harus berpisah dari ibu dan bapak. Tekad dan keinginan kuat untuk menjadi lebih pintar dan punya akses terhadap pendidikan yang akhirnya membuat mereka pelan-pelan mampu beradaptasi.

Jam 7 – 9 malam adalah jam belajar, tergopoh okta dan natalia menyiapkan bku untuk esok. Murid yang banyak di sekolah mereka membuat mereka harus masuk siang bergantian kelasnya dengan anak kelas 2 dan 3. Buku tambahan, Les, Kursus komputer, Musik. adalah utopia buat mereka. Paling untuk kelas 3 ada sedikit pelajaran tambahan untuk mengantisipasi monster baru UAN.

Mereka hanya belajar dengan mengandalkan buku BOS (Bantuan Operasional Sekolah) yang ada di perpustakaan dan tidak bisa dibawa pulang. Dari catatan –catatan itulah mereka mencoba meniasati biar bisa lolos dari UAN, hanya 72 persen siswa yang bisa lolos UAN, sisanya gagal. Sekolah memberikan kesempatan untuk ambil paket B. Dan ini pun sebagian besar gagal. Ada 6 orang anak asrama tahun lalu yang tertunduk, menangis histeris dan mengubur mimpinya dalam-dalam tersapu gelombang UAN.

Asrama yang sudah berumur 25 tahun ini, pernah menampung hingga seratus orang. Betapa riuhnya suasana yang ada. Terbayang khan anak perempuan berkumpul dalam satu tempat ?  tinggal diasrama adalah sebuah pilihan yang paling rasional. Sekolah masuk jam 7. rumah mereka berjarak berkilo-kilo meter dari  lokasi, jika ada transportasi pasti tidak masalah. Jangankan untuk transportasi untuk makan saja seingkali banyak anak yang harus putus sekolah. Ibu Asrama seringkali menahan perasaannya dalam-dalam ketika melihat anak asramanya harus pulang kerumah ditengah jalan karena kehabisan biaya. Dan si anak harus mengubur mimpinya dalam-dalam untuk bisa melanjutkan sekolah.

Ketika melihat ini semua saya jadi merefleksikan dengan kondisi yang ada dirumah, betapa beruntung setiap orang bisa melanjutkan sekolah dengan lebih mudah, begitu banyak pilihan, begitu banyak kesempatan. Ketika seorang anak masuk kedalam sekolah. Tugas utamanya hanya satu belajar yang rajin dan bertanggung jawab agar menjadi pintar. Tak perlu repot memanggul kayu bakar dari rumah, bahan makanan dan yang lain. Karena semua sudah tersedia. Dan sedihnya tetap ada aja yang harus DO.

Saya sangat kagum dengan persistensinya mereka untuk berani memilih sekolah hidup terpisah dari orang tua. Untuk mencapai sebuah cita mulia, memperoleh apa yang menjadi hak asasi hak dasar mereka sebagai anak, pendidikan. Kalau melihat ini banyak sekali PR yang harus dikerjakan bangsa ini untuk menjadi bangsa yang lebih baik. Agar semua orang punya akses yang sama terhadap pendidikan.

Boas, Malaka timur, Kab belu  - NTT 30-9-2007

Surat Untuk Sahabat

October 14th, 2007 by catatankecil

Ida, Puasa Saya Belum batal, sejauh ini masih lancar walau sekarang terasa berat memang karena semuanya dipersiapkan sendiri, dari mulai buka sampai makan sahur.. 3 hari pertama malah gak sempet sahur.. karena alarm yang bunyi Cuma mampu buat saya matiin alarm itu. tidak mampu membuat saya bangkit berdiri, dan menyantap makan sahur.

Ini memang udah garis tangan kali da. Setiap menjelang ramadhan pintu sepertinya dibuka untuk saya. Yang menarik sekarang ini adalah kok sepertinya malah di tempat seperti ini (yang mayoritas penduduknya tidak menjalankan puasa karena yang muslim paling Cuma 5 persen saja)  saya malah tertantang untuk terus puasa, selain melatih diri, saya merasa bahwa bathin saya butuh nutrisi dan itu saya dapat dari puasa. Tarawih yang sudah bertahun-tahun tidak pernah saya lakukan sekarang, sudah dicoba lagi.. ada komunitas muslim di atambua yang cukup solid dan terjaga. Maklum masjidnya yang membangun adalah tentara zeni yang memang sedang bertugas disini dan sebagian muslim, masjid agung Mujahiddin namanya, tempatnya persis ditengah kota. Dekat alun-alun disekitar situ juga ada gereja besar umat protestan polycarpus namanya. Dan agak jauh sedikit ada Katedral Santa Maria Immaculata. Berdampingan dan hidup rukun, saling menghormati.

Puasa disini kalau untuk mata justeru lebih enak da.. karena memang minim banget (bisa dibilang gak ada) yang bisa bikin kita tersedak dan mikir yang gak-gak kalau mereka lewat.. kamu pasti jadi yang paling cantik disini.

Pengalaman bathin yang paling dalam di rasakan waktu kemaren kunjungan pertama ke kecamatan Raimanuk.. betapa banyak sekali dari saudara kita di pulau timor ini hidup dengan segala keterbatasan. Tidak punya akses terhadap pendidikan, kesehatan dan kehidupan yang layak. Semua serba terbatas. Padahal menurut saya mereka tinggal ditempat yang begitu indah.. padang rumput luas, diselingi cemara dan palem, seperti yang ada di film-film kolosal. Pernah lihat brave heart  waktu mell gibson mengumpulkan pasukannya di tanah rumput yang terbuka luas.. atau sound of music.. waktu Juli andrew nyanyi berkeling di lapangan berbukit.. atau ini da.. little house on the praire.. waktu laura berlari di tengah savana luas menuju gereja diatas bukit disini ada da tempat seperti itu..Sangat ironis memang tempat yang begini indah ternyata belum mampu memeberikan mereka kehidupan yang layak. Air menjadi sesuatu yang sangat mahal, hanya ditempat-tempat tertentu saja bisa diperoleh sumber air. Sungainya pun kering, dan Cuma mengalir di musim hujan. Tapi sedikit banyak saya juga kagum dengan mereka, dengan kondisi yang serba minim itu mereka bisa bertahan. Mereka tetap bisa hidup. Saya jadi ingat sambutannya pak camat waktu acara kemaren. Dia bilang kita harus mampu bersuara keras, tidak loyo, harus semangat karena dengan itulah kita tahu bahwa kita masih hidup.

Dari cerita bapak Desa (kades disebut dengan sebutan itu). Kondisi yang lebih memprihatinkan justeru ada di kampung – kampung di perbatasan negara, secara akar budaya dan suku mereka semua adalah masih satu rumpun, pilihan politis membuat mereka terpisah. Yang berada di leste keadaan justeru tidak lebih baik. Bahan pangan mahal, bahan bakar apalagi. Mereka berternak punya sapi banyak tapi gak tahu harus jual kemana. Demikian juga kambing, babi dan ayam yang mereka punya. Kemerdekaan sebagai sebuah konsekwensi logis yang dia pilih justeru membuat hidup menjadi lebih sulit. Tapi mungkin itu memang pilihan ya da. Dan saya pun akan memilih untuk hidup merdeka dengan semua keterbatasan yang saya punya banding dengn merdeka tapi banyak hal kita dibatasi.. tapi yakinkah mereka sudah merdeka sekarang?

Ida yang baik..

Kandunganmu pasti sudah makin besar sekarang  yah.. kamu puasa da? Kalau di trisemester awal kamu mesti sangat concern dengan kehamilanmu.. anakmu butuh gizi yang cukup. Jangan di paksa kalau memang keadaan tidak memungkinkan. Kamu percaya saya khan da, ya sudah baik-baik kamu..

Salam dari Timor .. tegar.

tentang kamu

December 13th, 2006 by catatankecil

Terimakasih TUHAN..

Untuk matahari yang hangatnya mampu menelusup ke hati

Untuk udara yang kuhirup tiap pagi

Untuk angin yang bertiup sepoi

Untuk gunung mu yang mengingatkanku tentang sebuah cita2

Untuk bintang, yang menghiasi malam2 indah kami

Untuk kabut yang membuat suasana sendu

Untuk senja yang mengingatkan ku untuk pulang

Untuk laut yang mengingatkan aku atas sebuah kesempatan

Untuk hujan yang setiap rintiknya adalah setetes kehidupan.

Untuk jalan kecil yang menujukan kami mata air

Untuk sungai yang riamnya berkecipak

Dan Untuk KAMU yang membuat hidupku Bahagia..

13/12/2006

Tentang Baduy di NG Indonesia

July 31st, 2006 by catatankecil

ehm, akhir juli kemarin.. penantian itu berakhir, dan "dia" muncul juga, April sayah mendapat assigment dari NG indonesia untuk satu pekerjaan yang tidak biasa.. sederhana sih, cuma berjalan kaki, tapi jadi rumit dan pelik jika jalan kakinya dari ciboleger di baduy sana ke jakarta, dan makin rumit kalau jalan kakinya juga harus ngobrol2 dengan 3 orang baduy sahabat baru sayah..tapi puji syukur semuanya berhasil sayah lewati.

dan jejak pengalaman sayah bisa dibaca di National Geographic Indonesia edisi agustus.

lucu juga membaca tulisan sendiri di majalah. beberapa sahabat mengucapkan selamat. ah sayah jadi haru.. jadi semangat untuk jalan-jalan lagi, jadi semangat untuk menulis lagi, jadi semangat untuk mencoba sesuatu yang relatif "baru" kembali sayah tekuni. dunia penulisan.

mudah-mudahan ada banyak cerita lahir nanti. mudah-mudahan ini bukan yang terakhir, karena seperti yang tadi dibilang, terlalu banyak cerita yang mau di tuangkan. bisa muncul di NG ternyata bukan mimpi, setidaknya kalau pun tidak bisa bercerita di sana sayah bisa berbagi di sini, di blog ini. doakan yah..:)

terimakasih tty buat kesempatannya.

juga buat penyo untuk resume di balik layarnya..

dan Roni teman jalan yang menyenangkan dan fotonya yang bagus-bagus..

Zakri, sanip, dan sarip untuk persahabatannya yang tulus..

sekali lagi terimakasih.

Suatu Malam Di taman Langsat.

July 17th, 2006 by catatankecil

3diva Menyaksikan 3 diva..

temans, ijinkan sayah bercerita yah…
ehm sayah bukan mau bercerita tentang Titi dj, Krisdayanti, atau Ruth Sahanaya.. yang mengklaim dirinya sebagai Diva musik indonesia..
sayah mo bercerita tentang 3 orang sahabat, sahabat yang sayah yakini punya suara sekelas diva, terlalu belebihan? sayah rasa tidak.. setidaknya malam itu merekalah yang menjadi diva.. dibanding duet annoying sebelumnya..
ah adakah hal yang lebih membahagiakan di dunia ini, dibanding dengan  ketika kita bisa berkumpul dengan sahabat2 terbaik berbagi keceriaan dan melakukan hal yang dulu pernah kita lakukan?
yups, 3 perempuan itu menyanyi bersama mempersembahkan suara emasnya untuk mengantar sahabat lain yang melepas masa lajangnya..
3 perempuan sahabat sayah itu sekarang sudah menjadi Perempuan dewasa yang mapan, dan matang secara emosi,cantik dan sangat "Perempuan" dan hei adakah yang menyangka orang2 ini adalah pendaki gunung, pemanjat tebing, dan diver yang tangguh..???
ada sarah yang mengandung bayi ketiganya dengan busana timur tengahnya, tampak makin keibuan dia .. ada Ita yang aduh.. feminin sekali dia sekarang.. dan yang paling kinclong malam itu, nadira sahabat yang sudah beberapa tahun terakhir ini tinggal di negeri seberang sana. nadira with high heel ? hehehe gak pernah kebayang sebelumnya..dia cantik sekali…
Hanya satu lagu yang mereka bawakan bertiga..
Satu lagu penutup yang membuat acara itu berakhir dengan manis..
Satu lagu penutup yang membuat hari itu begitu spesial buat sang pengantin
Satu lagu penutup yang menimbulkan kesan yang dalam buat sayah..
terima kasih buat ita, sarah, dan nadira,..
Ditaman Langsat itu, dibawah lampu temaram, diatas panggung yang sederhana  dan angin yang bertiup sepoi..
kami menikmati persembahan kalian..
nb.
salam sayang… tegar :-)

cerita hari sabtu..

July 15th, 2006 by catatankecil

Hari jumat, sayah ikut training metachange, training tentang metaphora transfer, sayah gak mo cerita tentang trainingnya,  walaupun memang sangat menarik.. tapi ada satu hal yang sayah mo share di sini.. di salah satu sessi latihan, sayah diminta menggambarkan treatment apa, atau hal apa yang bisa membuat sayah menjadi refresh.. menjadi lebih bugar, menjadi mampu mengatasi beban..

waktu itu sayah agak tertegun memikirkan hal apa dalam hidup yang membuat sayah jadi lebih refresh, waktu yang singkat membuat tekanan untuk menjawabnya pun menjadi tinggi.. and guess what?? yang pertama terbayang dibenak sayah adalah .. saat saya ketemu teman, sahabat, dan orang2 yang memang sayah kasihi,

Seperti hari ini… pagi hari dengan si "biru" kesayangan sayah berkeliling UI ditemani teman lama yang baru kembali, setengah hari sayah dan dia meng eksplore UI, tiap sudut dan tak bersisa, hingga satu saat sampah plastik menghentikan gerak sepeda sahabat sayah.. ah sepedanya jadi rusak, dan berakhir sedih karena "pesta" terpaksa di akhiri. tapi jujur  ditemani teman lama, bersepeda, sayah "refresh"

tapi buat saya belum berakhir, masih dengan sibiru siang itu,  sayah pulang, kembali kerumah.. dirumah ada kakak dengan 3 anaknya yang lucu hadir menyambut.. sudah 2 minggu dia di sini, keponakan  yang lain pun dengan senyum jahilnya ada disana menyambut sayah.. ah.. ah.. senangnya ketemu mereka orang yang sayah kasihi, dan harus di akui lagi " I am Refresh"

sore hari, sayah ingat ada sahabat yang melepas masa lajangnya..janji sana, janji sini, segera di agendakan.. hingga malam tiba dan akhirnya kita semua bertemu, banyak sahabat yang hadir, beberapa dengan "wujud" yang sungguh berbeda dengan selama ini yang sayah kenal,.. ah masih sama seperti dulu, kami bertegur sapa, berbagi cerita, semuahnya baik2 saja.. dan semuanya seperti akan menjadi "nutrisi" pelengkap minggu ini. hingga saat sayah menerima "kabar" itu. kabar yang membuat sayah jadi gundah, kabar yang membuat sayah seperti diremehkan, kabar yang cukup untuk menghancurkan hari sabtu sayah yang menyenangkan… "sayah kembali ke titik nol.."       

Tentang Sore Yang Sempurna

February 13th, 2006 by catatankecil

23635905247865l Menikmati Senja…

Duduk sendiri menunggu sahabat di sini sambil menikmati senja hari, ada cakrawala indah di ujung barat sana, dengan langit lembayung, jingga dan merah saga pun ada. di suatu tempat,.. orang bilang ini Bandar Jakarta, ada meja bulat dengan 3 kursi menghadap ke pantai, sebuah sudut dengan lampu taman yang menyala redup karena tegangan listriknya yang tidak stabil, rombongan camar yang pulang setelah lelah berkelana. tadi juga terlihat 3 perahu merapat di teluk sempit, sementara dibawah pohon rindang dengan tikar plastik biru sebagai alasnya ada satu keluarga sambil menikmati kudapan yang mereka bawa, juga sedang melihat senja.  sore ini memang sempurna, setelah pagi hari yang terik dan hujan deras tercurah siang harinya. dan hasilnya adalah sore yang sempurna. ada sahabat yang pernah bilang boleh lah mendung dan hujan turun hari ini, tapi percayalah dari setiap  mendung dan hujan yang hadir. pasti ada cerah dan keceriaan yang mewarnainya demikian halnya yang terjadi sore ini, senja ini.

Secangkir kopi, sebungkus kacang, jadi teman yang paling mengerti saat ini. Sementara di ujung barat sana, langit yang tadinya jingga, ungu, kuning dan merah saga dengan lembayung disana sininya mulai berganti menjadi biru gelap. seiring lenyapnya sang matahari,  dari sisa cahayanya yang berpendar, ia masih meninggalkan jejak cahayanya berupa pola - pola baru di langit. pola-pola dalam wujud gumpalan awan yang megah, yang pastinya spesifik. atau mungkinkah ada senja yang identik ?? dengan pohon kelapa disisi kiri, ada matahari yang bulat separuh tepat di tengah cakrawala, dengan garis keemasannya yang membelah lautan. dan semakin lengkap dengan perahu nelayan yang melintas di tengahnya.. Sayah tak pernah yakin tentang itu. sayah selalu yakin ini senja yang baru pertama kali sayah lihat. ada semburat hitam disana dan disini. juga awan-awannya, ah.. ini memang sungguh menginspirasi siapapun untuk berkata "seandainya kamu disini" tapi tidak, sama sekali tidak..

ini senja yang personal, yang memang indah jika anda dan cuma anda sendiri yang menikmatinya.. Malam pun turun, dan langit menjadi kelam, tampak   bulan yang sendu berbentuk elips di ujung sana. belum purnama, memang.  mungkin esok atau setidaknya 3 hari lagi. ah DIA memang hebat,  punya kuasa yang tak terbantah, Kuasa akan alam yang indah, yang bisa IA hadirkan kapan saja, dimana saja.

Bandar Jakarta, 9 februari 2006

satu saat di ujung januari..

February 3rd, 2006 by catatankecil

Tentang Sepeda, Hujan, dan Jakarta

“I want to ride my bicycle, I want to ride my bike..” by queen

Ada yang menarik yang sayah lakukan  selasa sore kemarin (25 januari 2006) ditengah kebingungan dan kepenatan sayah mempersiapan sebuah kegiatan di lembang tanggal 28-29 ini, ada hasrat yang begitu meloncat-loncat ketika melihat sekitar 12 an sepeda terparkir dengan rapi di depan meja Komputer yang saya pakai, sebenarnya tidak persis di depan komputer, ada tembok, kaca dan poster yang menjaga jarak kami.. tapi itu tak menghalangi sayah melihat betapa anggun dan seksinya dia.. sangat menggoda untuk  di kendarai.. alhasil selasa sore itu sayah berkeputusan oke  “I want to ride my bicyle now..” meski persisnya sepeda itu juga bukan punya sayah, karena memang propertynya PAC..tempat sayah menghabiskan sebagian waktu dan bekerja saat ini.

 

Akhirnya segala persiapan yang sudah disusun saat berangkat dari kost untuk lari dialih kan

untuk kegiatan bersepeda ini..

Pkl 5 semua sebenarnya sudah siap, uh tapi cuaca tak bersahabat, mendung menggantung disana sini..hujan besar sebentar lagi khan turun .. dan sayah baru menyadari akhir2 ini hujan besar disertai angin kencang sering sekali melanda Jakarta. Masih ingat kejadian tower tv 7 yang runtuh? Kebayang kan kencangnya angin itu bertiup.. dalam hati berpikir harus kah saya berhenti dan batalkan niat bersepeda sore ini..? oh no, gak lah.. justeru kok,.. sepertinya adrenaline sayah malah  terpacu untuk itu, wah pasti seru nih kalau hujan-hujanan pikir dalam hati..

Sebagian orang mungkin berpikir gak rasional dan cari penyakit.. buat sayah semua ini rasional dan ini bisa sayah lakukan… akan jadi pengalaman menarik nantinya bisik dalam hati.. berlima kami ditengah hujan deras Jakarta menembus kemacetan dan hujan juga angin yang membuat perjalanan ini makin membuat sayah penasaran.

 

Di banding rekan lain ini pengalaman pertama sayah bersepeda di Jakarta, dan sayah memang yang paling amatir..dan hai lihat handling sayah buruk sekali, tapi akhirnya saya bisa juga mengendari sepeda ini dengan baik.. di tengah hujan deras pula..kamu tahu?  banyak sekali yang bisa di jumpai disini.. sayah cerita yah..

 

Dimulai dengan  melihat serombongan anak jalanan berlari dengan suka cita dari sudut gang untuk menyambut hujan dan berharap banyak rupiah yang dia dapat. Dan coba lihat  dalam waktu gak lebih dari 5 menit seluruh jalan protokol Jakarta terendam air..Gambaran yang paling nyata,  betapa buruknya system drainase kota ini, so jangan heran kalau jadi langganan banjir.. dan jangan salahi pemerintah terus soalnya anda ikut andil kalau ikutan buang sampah sembarangan lihat tumpukan sampah yang menggunung membuat air mampat di seputaran pasar mampang..

sekarang kita tengok halte hai..hai.. ternyata penuh sekali yah.. sayah lihat wajah cantik si mbak  yang sebal kecewa ah mungkin dia banyak masalah kali yah… atau mungkin janjinya harus molor karena hujan ini.

Dan tengok sekali lagi..lihat kini,  halte ini, jadi parkiran motor rupanya.. duh ternyata sekarang sudah berubah fungsi..asumsi sayah ongkos yang naik membuat orang banyak menggunakan sepeda motor atau karena memang semakin banyak.. orang yang mampu yah.. ah tak tahulah..

kalau jalan di DKI untuk motor aja tidak ramah apalagi buat sepeda.. seandainya ada jalur khusus sepeda seperti buss way uh pasti seru.. tapi jakarta tidak seramah itu dengan sepeda, kalau tak hati2 fatal deh akibatnya..

kali ini sayah agak tercekat ada pak polisi yang dengan sigapnya mengatuir lalu lntas di seputaran tendean.. dengan sepenuh hati si bapak bekerja keras, tak peduli kalau badanyan udah kuyup..sesekali dia menggigil tapi lihat dia tidak beranjak dan tetap terus mengatur lalu lintas yang ada.. sayah jadi malu kalau selama ini terkadang sayah suka mencibir dan mengejek.. ada kok polisi yang luar biasa.

Satu hal yang paling menyenangkan pada saat anda bersepeda di tengah hujan di jakarta

selain menikmati Jakartayang benar2 berbeda, anda juga bisa merasakan kesegaran dan kenikmatan yang mungkin gak akan temukan lagi.. apalagi saat memasuki senayan hujan sudah reda saat itu.. begitu hijau,. begitu basah, ah sayah memang selalu suka hujan..karena selalu mengingatkan sayah dengan sahabat” kecil dikampung yang akan langsung berlari begitu hujan turun.

2 jam bekeliling dan 2 kali jogging keliling lingkar luar Gelora Bung Karno.. untuk orang yang sudah memasuki usia 31 dan akan semakin menua, sayah masih cukup lumayan ternyata,.. soalnya 9 menit saja 2 putaran bisa dilewati.. 2 putaran yang terasa beratnya, soalnya seperti ada besi yang menggandul di betis ini.

Ide awal ingin coba sesuatu yang baru dan  sayah dapat sesuatu yang baru perspektif baru..hujan adalah harapan bagi sebagian orang, menyebalkan buat sebagian yang lain. Hambatan buat seseorang,dan hai , tapi ada yang bilang, ini adalah tantangan Hujan juga bisa jadi cermin buat kita, cermin yang akan banyak memberi gambaran, Siapa diri anda sesungguhnya.

Sahabat sayah bilang, sayah Impulsive tapi percayalah dalam melakukan segala hal, sayah selalu melakukannya dengan hati, sayah  selalu percaya niscaya ada banyak hal yang bisa peroleh.. dan sayah gak  mau hidup hanya sekedarnya.

Melakukan sesuatu yang berbeda dan menikmatinya selagi bisa..Melakukan sesuatu yang seharusnya memang sayah ingin lakukan..

Ini cerita tentang Lomba

December 2nd, 2005 by catatankecil

Beberapa minggu lalu sayah, meluangkan sedikit waktu untuk ketemu dengan sahabat lama di citarum,.. selain ketemu teman2 lama.. yah sayah juga memang hadir untuk menonton kejuaran itu, kejurnas yang udah ke 3 kali di adakan sama FAJI (Federasi Arung Jeram Indonesia).. auranya masih sama, atmospherenya juga.. uh.. adrenalin sepertinya melonjak2 saat melihat 28 team putra dan 4 team putri bertarung untuk menjadi yang terbaik di Indonesia .. saya memang tidak ikutan lomba kali ini.. tapi sayah pernah ikut beberapa kejuaraan sebelumnya yang pernah diadakan faji dan yang lainnya.. berikut sedikit catatan sayah tentang lomba yang pernah sayah ikuti…

1. awl tahun 1997 lomba CIMANUK , anggota team indro, jati, jimmy, kiki, adam,indra, nadira (waktu itu doi aja anggota ce kita dan satu2nya yang belum dilantik) tergabung didalam team.. gw juga ikutan, gw bersaing dan gw kalah..tapi gagal masuk team inti, gw protes, tapi tetep aja di cuekin sama stm.. akhirnya gw cuman jadi juri gate di nomer slalom.. pelajarannya tunjukin best performance loe.. kalau loe emang hebat, kalau loe emang layak, loe pasti dapat tempat..( disini "dendam" terbentuk… awas loe em, kalau loe buat team lagi gw mo bersaing lagi, gw bakal buktiin kalau gw layak masuk team..) disini juga gw belajar arung jeram bukan cuma persoalan adu otot dan kuat-kuatan dayung.. tapi soal mental dan berlomba dengan cerdas… masih jelas waktu di awal lomba.. team, ketemu pesaing2 kita di lomba ada anak2 ISTN dan pasukan Marinir yang bulu keteknya tajam (pinjem istilah asmar, buat gambarin betapa besarnya otot biseps dan trisepnya mereka) sementara anak2 mapokal jadi terlihat mini sekali.. sempet ada nada pesimis, yups disini peran pelatih berfungsi untuk jangan pernah memberi kesempatan buat team untuk jadi lemah.. setumpuk buku bacaan, secuplik kisah yang membangkitkan motivasi jadi penyemangat buat jaga agar mental gak jadi jatuh, selain mikirin stategi jitu buat lombanya (disini kita pakai tehnik dayung berdiri, gw liat kemaren di citarum semua team unggulan pakai cara ini)…

2. akhir tahun1997 gw ikutan gabung dan mencoba bersaing lagi dengan teman2 mapala yang lain buat ikutan untuk gabung didalam team untuk kejurnas 1 di serayu wonosobo…. pelatihnya om becak dan bung dedy kober yang manajernya.. kali ini gw berhasil masuk dalam team inti, berminggu-minggu kita berlatih dengan keras, senayan,danau, sungai jadi tempat yang akrab buat kita latihan.. gak keitung udah berapa kali tangan gw ganti kulit istilahnya otak sampai kejepit otot, sebelum lomba dimulai kita udah 2 minggu stay di lokasi kegiatan.tiap hari kita latihan, lomba pun dimulai dan kita gagal, 20 team yang lolos, kebabak utama mapala urutan 21…. uh.. sakit hatinya gak ketulungan, selisih 3 detik, 3 detik yang paling menyakitkan sepanjang hidup gw. konsen di down river, dan rescue, kita lupa latihan slalom.. catatan waktu yang baik waktu latihan gak jadi jaminan buat team..kita tidak berlomba dengan cerdas.. kita memilih beristirahat tanpa perlu scouting karena beranggapan sudah terlalu sering turun latihan…pada saat lomba hari pertama.. alhasil berantakan.. pelajarannya strategi itu penting. jangan over confidence. tetap rendah hati, setidaknya ini menurut gw.. berasa banget waktu gw baca buletin lomba waktu itu.. kita masuk sebagai team unggulan waktu itu, team unggulan yang gak lolos kualifikasi duh, pedihnya…

3. tahun 2002 gw coba ikutan di team lagi, (koreksi buat stm, waktu itu soleh ato alenk yang jadi anggota team bukan awal)..target nya kali ini adalah sungai asahan.. dan jadi juara harga matinya.. secara umum dari semua seleksi yang gw ikut, yang ini paling rapih.. organisasinya tersusun dengan sangat rapi, perencanaan nya pun dibuat dengan sangat rapih.. semua orang di mapala mendukung team ini, kita sebagai atlet jadi merasa amat sangat terhormat menjadi atlet, pelajarannya jadikan kehormatan ketika anda terpilih jadi team, kehormatan dan didukung tanggung jawab membuat anda berjuang dengan sepenuh hati.. komposisi yang tidak meyakinkan buat gw pada saat itu, awalnya membuat target yang dibuat stm seperti mengawang-awang dan gak akan bakalan mungkin di capai. Tapi liat dukungan dan support dari teman yang ada, gw liat semua temans jadi berjuang dengan sepenuh hati.. karena kami merasa semua ini adalah kehormatan dan setengah gak percaya kita bisa lewatin target itu.. gw jadi inget inge bilang ..”You Can If You Think You Can..” sekali lagi support semua orang itu penting. Soal lombanya gak jadi. Itu soal lain…

Nb.hai kamuh, iya kamuh yang turun di lomba asahan 3, kamuh yang biasa manjat dan selalu nongkrong disekret, kamuh yang bilang di upacara pelepasan team di aula setyaningrum“ lebih baik pulang nama daripada gagal..” mana janji mu..?? kok malah sekarang Cuma jadi penggembira aja.. kamuh takut yah..kamuh trauma yah.. ato kamuh malu dan memilih untuk menjadi pencundang sejati… ayo turun lagi.. buktiin kalau kamuh memang mampu….

Iman Pulang..

December 2nd, 2005 by catatankecil

Suatu saat, 3 hari menjelang hari raya…

"If I can put rainbows I will write your name with it and put it back on the sky let everybody knows.. How colorful my life is with friend like u..! (“,}

..Yang paling menyenangkan ketika kita ketemu teman lama adalah .. saat kita akhirnya bisa melakukan sesuatu yang dulu biasa kita lakukan lagi.. persis seperti dulu lagi.. (ehm gak juga sih.. soalnya kali ini perut sudah mulai membuncit.. gak se atletis dulu lagi ciaaahhh….) seperti kali ini, teman gw (sambil ngelirik iman..J ) yang pergi merantau itu kembali ke jakarta… sebagai seorang teman yang baik gw mencoba menyiapkan sebuah upacara penyambutan yang menarik tentunya …hehehe .. yang kepikiran arung jeram lagi seru nih…lama gak ketemu pengen banget dunk liat dia lagi, kumpul lagi, ngobrol lagi, becanda lagi, cela-celaan lagi.. (hahahah.. never ever growth old deh… duh indahnya dunia..) meski terkadang topic pembicaraan yang kita bahas adalah topic yang beratus kali udah kita ceritakan .. such as.. bagaimana dulu pertama kali kita ketemu, atau perjalanan2 seru yang udah kita jalanin bersama.. lengkap dengan cerita happy, sedih, dan lucunya… anehnya kita pasti selalu ngakak kalau inget itu semua..

oh iya.. gw tadi sempet bilang kalau arung jeram lagi seru nih…pucuk di cinta, adik2 kita (gw lebih seneng memanggil mereka, teman2 di mapala sekarang ade gw…) di ui ternyata juga mo jalan dan latihan rutin..hehehe seru nih kalau ikutan nimbrung.. alhasil acara penyambutan pun disesuaikan dengan latihan barengnya mereka. Dari awal publikasi harus kenceng dunk ..yang namanya arung jeram gak mungkin kalau dilakuin sendirian lah… (inget ini rafting yah bukan kayaking heheheh) milist pun penuh dengan ajakan, rayuan,bujuk rayu dan cumbu mesra ( alah apaan sih.. hehehe..a) untuk ikutan gabung… Seperti biasa responnya rame.. rame banget apalagi ada chais si kompor mleduk..yang nambah-nambahin akan ada bintang tamu yang amat sangat bikin penasaran deh… tapi gara-gara dia juga ada orang yang udah susah payah buat bujukin istri untuk ikut terpaksa batalin karena ada satu hal yang emang gak mungkin banget buat doi… (kalau urusannya dimensi hati, emang semua bakal jadi repot ye mas heheheeh.,..)

Awalnya Semua kelihatan bakal lancar-lancar aja… ehm..ehm..entah kenapa kalau kelihatan lancar kok perasaan gw jadi gak enak gitu… kayaknya akan ada sesuatu terjadi nih.. piker dalam hati.. tapi cuek aja lah.. show must go on..dari beberapa teman yang kasih respon terkumpul sekitar 8 orang (jati, iman, adi, gw, manto, chais, didit. Dan lawe..) hehehe seru nih pikir dalam hati..selintas gw coba ngechek, chek list yang udah di buat… Transportasi ? ada pake boil barunya jati, (gile udah jadi pejabat BI aja dia… sukses yah pak..) sopirnya? banyak, Makanan? komplit ada didit dan lawe, heheheeheh alat, perlengkapan dan akomodasi ada manto.. mantap dah.. waktu pun ditetapkan pkl 21.00 29 okt 2005 kita kumpul dan berangkat dari depok..Destination Pajagan Citarik Sukabumi… seperti dibilang tadi, awalnya kelihatan baik2 aja dan lancar2 aja… hingga saat hp gw bunyi (ini yang gw gak demen..) dan jati dengan batuk-batuk tertahan,dan suara parau (persis kayak yang disinetron.. gambarin orang sakit) … berikut percakapannya…

gw : hallo, ada apa jat…

Jati Yang Lagi Sakit (JYLS) : gar… ehmm.. ehm..uhuk..uhuk..hatcih

Gw : loe kenapa jat..? (perasaan gw jadi gak enak.. dan mulai cemas..)

JYLS : gw..gak jadi…uhuk… ikutan deh gar…

JYLS : uhuk… badan gw gak enak banget… udah tidur sih tapi…kok kayaknye makin parah nih…

JYLS : sorry yah.. gar…

Gw : heheheeh…gpp deh jat cepet sembuh yah…(dalem ati.. sialloe jat.. batalinnya kenapa dadak gini… siaaaaaaaaaaaallll…) JYLS : beneran nih gar… uhuk …

Gw : iye gw percaya kok,.. tapi loe telpon iman ye… kasih tau doi kasian dia.. uadah ngarep banget soalnya… J

YLS : oke gar.. loe gak marah khan,.. uhuk (tetep) maaf ye… buat semuanya…

gw : gak kok jat.. cepet sembuh ye… (senyum kecut heheheh)

Nah.. sodara2 jati yang janjiin transportasi nyaman kecitarik dan yang paling semangat buat turun bareng …tiba2 batalin gitu aja…kebayang aja efek domino dari batalnya jati ikutan… setelah adi dan chais juga ternyata mundur… Ehm terpaksa sore itu gw putar otak banting tulang cari akal buat solusi… tengsin dunk kalau batal soalnya gw inget bener … email bujuk rayu itu…yang gw kirim judulnya jelas banget … KONGKRIT… wah iya… so ini harus kongkrit terwujud dong… dimana nanti kredibelitas gw kalao batal…. (ciaaaaahhh… khan maen dah…J)

Selintas Muncul beberapa alternative penyelesaian masalahnya….

1. Ajak teman yang laen yang punya mobil juga..(agak2 gak mungkin…soalnya ngedadak banget…)

2. naek transportasi umum…( kok kayaknya males yah…!!!)

3. pake mobil sewaan aja…( menarik… tapi terus nyarinya dimana?..)

gw sama manto, yang semangat masih pengen turun (istilah kita kalo mo arung jeram) kumpul dan ngomongin semua alternative itu… seperti biasa,.. sahabat gw yang satu ini selain orangnya romantis …

dia juga selalu dapat diandalkan untuk memecahkan masalah disaat-saat terdesak seperti ini.. (bravo manto..) manto dapat mobil sewaan…akhirnya … jadi juga kita berangkat… tapi otomatis rencana jam 9 malem kita berangkat jadi mundur sampai..jam 24.00 meski akhirnya baru benar-benar kumpul dan cabut dari depok pkl 24.30 itupun setelah menjemput mas rangga (masih ingat mas rangga khan.. teman gw yang laur biasa itu..) dari rumahnya di beji… diiringi tatapan, dan tetesan liurnya HASSAN (heran kalau disamping dia perasaan gw deg2an terus yah… mudah2an aja bukan karena jatuh cinta hehehehe…) yang gak rela..bos nya kita ajak cabut…

karena udah jam 1 pagi… dan inget ini masih bulan puasa yah… kita sepakat untuk makan sahur di megamendung tujuan sate pak kadir.. agak melenceng memang… dari arah tujuan utama… tapi apa boleh buat kalau bung rangga udah punya mau… tapi ternyata, oh ternyata pak kadir tutup… terpaksa mobil belok ke resto padang.. lembah anai namanya.. makanan pun disajikan berlimpah, seperti biasa kita makan dengan lahap… persis kaya dulu lagi… apalagi mas rangga…. dan kita adalah pengunjung terakhir rumah makan itu.. soalnya setelah kita makan mereka langsung tutup..

…ah sial…. Tereak dalam hati… gw lupa hari ini udah tanggal 30.. I must call someone… !! yah telat deh… ehm gak diangkat lagi… ya uadah tidur kali… ehm kirim sms aja deh.. inget banget dulu2an ama didit kirim smsnya.. met ulang tahun yah neng.. akses ke pajagan sekarang enak banget…jalannya mulus hotmix aspalnya..gak kayak dulu yang penuh lobang dimana2 (thanks buat pemda sukabumi…) 05.15 kita nyampe di jembatan pajagan… istirahat disaung yang terbengkalai… sekali lagi persis waktu dulu…

dan ade2 kita baru muncul 1 jam kemudian hehehehe … mereka ternyata punya daya survive yang tinggi… CRV di isi 9 orang… kebayang khan.. rencana mo jalan2 dulu ke pelabuhan ratu batal, soalnya kita akan segera melakukan pengarungan pagi itu..tanpa proses berbelit kitapun dapat pinjaman perahu dari arus liar (thanks lody..J) syaratnya satu di setiap perahu yang kita bawa ada orang arus liarnya… heheheeh syarat ini pun kita gak bisa tolak.

Perahu satu dgn skipper mantow , dan pendayung gw, didit, lawe, orang arus liar, awo sama teman kita nyot dari kompas USU.. jeram –jeram awal pun dilewati dengan mulus, debit air yang normal (78 cm) membuat perahu berjalan dengan lancar.. yups kondisi yang sangat sempurna untuk berarung jeram.. di satu jeram entah kenapa, tiba2 perahu yang dibawa sama iman, tumpah ruah… dan ia jadi orang terakihr yang kembali keperahu.. ngeliat itu gw cuman nyengir.. hehehe inget dulu gw juga pernah jatuh di jeram ini. Selanjutnya perjalanan pun berjalan dengan baik.

Hambatan hanya muncul karena perahu yang dipakai ada yang bocor tabungnya, alhasil setiap kali masuk jeram perahu pun bergerak seperti ulat… citarik masih seperti dulu.. landscape nya yang menawan khas daerah tanah priangan menjadi point lebihnya,. Jeramnya pun masih seperti dulu..menantang dan selalu menarik untuk dilewati. Hari itu tuntas sudah penasarannya lawe, soalnya dulu sempet turun dan perahu kita terpaksa di recue karena reft di Bantu.. hari yang sudah gelap memaksa kita untuk portaging waktu itu.. tapi kali ini penasaran itu terbayar dengan tuntas.. 3,5 Jam jadi gak kerasa waktu itu.. kembali ke titik start jadi petualangan yang lain lagi, melewati jalan berliku dan curam 30 menit kemudian kita sudah sampai kembali di base camp.

Packing, bersih2, kita pulang dan memutuskan untuk buka puasa di bogor.. hehehe kali ini pak didit yang jadi cukongnya.. dan seperti biasa lawe yang paling banyak makannya heheheeh. Selesai makan iman kembali mampir di esta buat beli ransel gendong buat bawa “putri cantiknya” jalan2…. ah.. gak nyangka doi sudah bermetamorfosis jadi bokap yang luar biasa buat anak nye… heheheeh arung jeram yang seru, makan yang enak, dan ternyata seru juga loh bisa jalan2 bareng anak2 muda.. heheheh bisa jadi kebawa muda soalnya..( huss,.. emang siapa yang tua..) J